(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kejadian Efek Samping Kardiotoksisitas Trastuzumab pada Pasien Kanker Payudara HER2-positif di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta Timur


Kanker payudara dengan HER2-positif merupakan salah satu subtipe kanker payudara dengan prognosis yang buruk. Trastuzumab merupakan terapi utama dalam penanganan kanker payudara HER2-positif, namun terdapat efek samping yang menjadi perhatian yaitu kardiotoksisitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, gambaran kejadian kardiotoksisitas, dan faktor yang memengaruhi kejadian efek samping kardiotoksisitas trastuzumab. Penelitian ini merupakan studi observasional retrospektif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data rekam medis pasien kanker payudara HER2-positif yang menerima trastuzumab di RS Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Jakarta Timur periode Januari-Desember 2024. Kardiotoksisitas diukur melalui penurunan Left Ventricle Ejection Fraction (LVEF) >10 persen dari nilai baseline. Analisis penelitian ini menggunakan uji Fisher’s Exact (bivariat) dan Regresi Logistik (multivariat). Total 64 pasien diinklusikan dengan 12 pasien (18,8 persen) mengalami kardiotoksisitas. Analisis bivariat menunjukkan terdapat korelasi pada IMT (Indeks Massa Tubuh) (p-value=0,028) serta kemungkinan pengaruh antrasiklin (p-value= 0,090). Analisis multivariat akhir, didapatkan IMT ≥ 25 kg/m2 menjadi variabel yang berpengaruh signifikan secara statistik (p-value= 0,041). Nilai OR menunjukkan pasien dengan IMT ≥ 25 kg/m2 memiliki risiko 4,136 kali lebih tinggi untuk mengalami kardiotoksisitas trastuzumab. Didapatkan kejadian kardiotoksisitas trastuzumab sebesar 18,8 persen. IMT ≥ 25 kg/m2 menjadi faktor risiko yang perlu diperhatikan untuk pemantauan fungsi kardiak berkala selama terapi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220187

Keyword
Kanker Payudara HER2-positif Trastuzumab Kardiotoksisitas LVEF IMT