Pengaruh Status Ekonomi Rumah Tangga Terhadap Praktik Pembakaran Sampah Terbuka di Kota Bandar Lampung
Pembakaran sampah terbuka masih menjadi praktik pengelolaan sampah yang umum dijumpai di kawasan perkotaan negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini menganalisis pengaruh status ekonomi rumah tangga terhadap kecenderungan melakukan pembakaran sampah terbuka di Kota Bandar Lampung, menggunakan survei terhadap 400 rumah tangga yang tersebar di tiga zona spasial kota. Status ekonomi diukur melalui tujuh indikator, dengan validitas instrumen diuji menggunakan Content Validity Index (S-CVI/Ave = 0,922), dan data dianalisis menggunakan regresi logistik multinomial dengan bantuan perangkat lunak R-Studio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,25% rumah tangga mengumpulkan sampah ke TPS, 26,5% melakukan pembakaran sampah secara terbuka, dan 6,25% membuang sampah ke sungai, didorong oleh hambatan struktural seperti jarak ke TPS dan minimnya akses fasilitas angkutan sampah. Model regresi menghasilkan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,415, dengan biaya makan harian kategori terendah sebagai prediktor dengan signifikansi statistik terkuat (OR = 3,323; p = 0,018), diikuti oleh jenis pekerjaan kepala keluarga. Pengeluaran per kapita pada kelompok termiskin menunjukkan odds ratio tertinggi (OR = 4,335) namun belum mencapai signifikansi statistik konvensional (p = 0,055). Temuan ini mengonfirmasi bahwa status ekonomi rumah tangga merupakan faktor penentu yang bermakna terhadap kecenderungan pembakaran sampah terbuka di Kota Bandar Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220182
Keyword
Pembakaran Sampah Terbuka Status Ekonomi Rumah Tangga Pengelolaan Sampah Regresi Logistik Multinomial Bandar Lampung