POLA SEBARAN SEDIMENTASI DI PANTAI KILUAN, KABUPATEN TANGGAMUS, LAMPUNG MENGGUNAKAN SOFTWARE DELFT3D
Teluk kiluan termasuk ke dalam wilayah pesisir di Kabupaten
Tanggamus, Provinsi Lampung. Teluk Kiluan terletak di desa Kiluan
Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi
Lampung. Teluk Kiluan adalah salah satu wilayah pesisir di Kabupaten
Tanggamus yang memiliki sumberdaya alam yang sangat potensial
terutama di bidang perikanan dan pariwisata, Teluk Kiluan memiliki
potensi wisata bahari, seperti pasir putih di sepanjang teluk Kiluan dan
pulau Kiluan. Meskipun memiliki potensi pesisir yang besar, Teluk
Kiluan kemungkinan juga menghadapi permasalahan lingkungan, salah
satunya adalah sedimentasi. Sedimentasi adalah sebagai salah satu
proses pemisahan campuran padatan dan cairan (slurry) menjadi cairan
beningan dan sludge. Pada sedimentasi, terdapat proses pengendapan
secara alami partikel-partikel padat yang tersuspensi di dalam zat cair
karena dipengaruhi gaya gravitasi. Pengendapan dipengaruhi faktor
ukuran butir, jenis partikel pasir ataupun yang lainnya. Kondisi
hidrodinamika sangat menarik untuk diketahui terutama sedimentasi
yang belum diketahui dan belum banyak jurnal yang membahas terkait
sedimen di teluk kiluan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola
sebaran sedimen di Pantai Kiluan serta pengujian D50 jenis sedimen di
Laboratorium. Ketiadaan informasi ini menyulitkan pengelolaan
kawasan pesisir Teluk Kiluan secara berkelanjutan. Metode yang
digunakan pada penelitian dengan pemodelan numerik 2 dimensi.
Pemodelan ini menggunakan software Delft3D FLOW. Hasil validasi
data pada pemodelan menggunakan data pengukuran langsung pasang
surut Pantai Kiluan dan dari simulasi Delft3d dengan metode RMSE
dengan nilai eror yang diperoleh sebesar 20% sehingga model numerik
yang dihasilkan memiliki Tingkat kesalahan kecil dan diperbolehkan
untuk digunakan. Pada pemodelan arus yang telah analisis sekitar
0.000120 m/s hingga 0.00414 m/s. Berdasarkan uji sedimen di
Laboratorium dengan dua sampel sedimen yang berada pada titik 1
dalam teluk dan sedimen 2 di pulau kelapa Teluk Kiluan, diperoleh D50
pada sedimen 1 di Pulau Kelapa Kiluan 0.220 mm Non-Kohesif atau
katagori pasir halus, dan sedimen 2 di dekat Penginapan Manik
diperoleh 1.097 mm Non-Kohesif atau katagori pasir kasar. Pola
sebaran sedimen di Teluk Kiluan disebabkan oleh arus yang berasal dari
laut lepas, walaupun Teluk Kiluan memiliki arus yang kecil dan pola
sebaran sedimen 0.6077 m hingga 0.0000004 m yang kecil juga.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220172
Keyword
Teluk Kiluan Sedimen Delft3D Sedimentasi Erosi