Hubungan Antara Ketersediaan Dan Kondisi Infrastruktur Sanitasi Dengan Perilaku Higiene Siswa Sekolah Dasar(Studi Kasus : Desa Sabah Balau, Tanjung Bintang)
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kondisi infrastruktur sanitasi dengan perilaku higiene siswa sekolah dasar di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan melibatkan 158 siswa kelas 4–6 di SDN 1, SDN 2, dan SDN 3 Sabah Balau. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi terstruktur, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sekolah telah memiliki infrastruktur sanitasi, namun masih ditemukan beberapa permasalahan seperti jumlah dan kondisi jamban yang belum memadai, kebersihan toilet yang kurang optimal, keterbatasan sabun pada sarana CTPS, serta keterbatasan tempat sampah. Hasil uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku higiene siswa dengan kondisi sarana jamban (p = 0,0004), air bersih (p = 0,0309), CTPS (p = 0,0011), dan tempat sampah (p = 0,0322). Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas dan pemeliharaan fasilitas sanitasi untuk mendukung perilaku higiene siswa yang lebih baik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220168
Keyword
Sanitasi Sekolah Infrastruktur sanitasi Perilaku Higiene