(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Optimasi Ekstraksi Polisakarida Sulfat Anggur Laut (Caulerpa racemose) Menggunakan Metode Microwave-Assisted Extraction (MAE) Berbasis Kadar Sulfat


Polisakarida sulfat merupakan senyawa turunan polisakarida pada dinding sel rumput laut yang memiliki potensi sebagai hidrokoloid alami dalam berbagai aplikasi industri. Polisakarida sulfat yang banyak dimanfaatkan salah satunya karagenan yang umumnya diperoleh dari rumput laut merah. Eksplorasi bahan baku dari rumput laut hijau dipilih sebagai alternatif yang berkelanjutan. Jenis rumput laut hijau salah satunya Caulerpa racemosa yang diketahui mengandung polisakarida sulfat. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perlakuan terbaik kondisi optimum ekstraksi polisakarida sulfat anggur laut dari variabel jumlah sampel, konsentrasi pelarut, dan waktu ekstraksi menggunakan metode Microwave-Assisted Extraction serta mengevaluasi mutu polisakarida sulfat yang dibandingkan dengan standar SNI 8391-1:2017 dan karagenan komersial. Optimasi dilakukan menggunakan Response Surface Methodology dengan rancangan Box-Behnken Design. Faktor yang digunakan meliputi jumlah sampel (20, 30, dan 40 gram) dalam 400 mL pelarut KOH, konsentrasi KOH (6, 8, 10%), serta waktu ekstraksi (20, 30, 40 menit), dengan respon yang diamati adalah kadar sulfat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model optimasi memiliki nilai R² sebesar 94,6%. Kondisi optimum menghasilkan rekomendasi pada jumlah sampel 40 gram, konsentrasi pelarut 9,07%, dan waktu ekstraksi 40 menit dengan prediksi kadar sulfat sebesar 28,60%. Hasil verifikasi menghasilkan kadar sulfat aktual sebesar 24,60%. Hasil mutu polisakarida sulfat optimum menghasilkan rendemen 13,91%, kadar air 6,61%, kadar abu 51,61%, viskositas 4,49 cP, WHC 1,16 g/g, dan kelarutan 55,75 g/100g.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220162

Keyword
Caulerpa racemosa Karagenan Microwave-Assisted Extraction Polisakarida sulfat Response Surface Methodology