(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

“STUDI AWAL PEMETAAN ZONA RISIKO LAND SUBSIDENCE DENGAN METODE SCORING DI LAMPUNG SELATAN”


Fenomena land subsidence atau penurunan muka tanah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan infrastruktur, gangguan tata ruang, serta menurunkan kualitas lingkungan. Kabupaten Lampung Selatan memiliki karakteristik geologi, penggunaan lahan, dan aktivitas pemanfaatan air tanah yang berpotensi memicu terjadinya land subsidence. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parameter yang berkontribusi terhadap risiko land subsidence serta menyusun pemetaan awal zona risiko land subsidence di Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan adalah metode scoring berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan pendekatan pengkajian risiko bencana melalui komponen bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability), dan kapasitas (capacity) dengan pendekatan R = H x V / C Parameter bahaya yang digunakan meliputi penggunaan air tanah, kondisi geologi, dan penggunaan lahan, sedangkan kapasitas mengacu pada peta kapasitas daerah dari BNPB/InaRISK. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat bahaya land subsidence di Kabupaten Lampung Selatan didominasi oleh kelas rendah hingga sedang, sedangkan kelas tinggi terdapat pada wilayah dengan penggunaan air tanah yang tinggi, jenis tanah lunak dan mudah terkompaksi, serta penggunaan lahan intensif seperti permukiman, pertambangan, sawah, dan tambak. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode scoring berbasis SIG mampu memberikan gambaran awal zona risiko land subsidence sebagai dasar mitigasi dan perencanaan pembangunan wilayah.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220130

Keyword
Land Subsidence SIG metode scoring risiko Lampung Selatan