(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Hubungan Antara Ketersediaan Dan Kondisi Infrastruktur Sanitasi Serta Perilaku Higiene Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus: Way Galih, Tanjung Bintang)


Penelitian ini menganalisis ketersediaan dan kondisi infrastruktur sanitasi serta hubungannya dengan perilaku higiene peserta didik di tiga Sekolah Dasar Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, sekaligus menyusun rekomendasi perbaikannya. Pendekatan campuran diterapkan melalui kuesioner, observasi terstruktur, wawancara, dan dokumentasi terhadap 154 peserta didik kelas 4-6, dengan analisis deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Seluruh sekolah memiliki sarana sanitasi dasar, namun belum sepenuhnya memenuhi standar regulasi, terutama jamban yang belum terpisah berdasarkan gender, ketiadaan sabun pada sarana CTPS di dua sekolah, serta tempat sampah yang belum terpilah dan tidak bertutup. Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kondisi infrastruktur sanitasi dengan perilaku higiene peserta didik (p-value > 0,05). Secara metodologis, ditemukan kesenjangan substansial antara data kuesioner dan observasi; cuci tangan setelah toilet dilaporkan oleh 95,5% peserta didik melalui kuesioner, namun tidak satu pun teramati melakukannya (0,0%), mengindikasikan social desirability bias pada data self-reported. Ketidaksignifikanan hasil juga dipengaruhi oleh keseragaman kondisi sarana antar sekolah, ceiling effect pada kuesioner, serta dominannya faktor kebiasaan dan edukasi. Direkomendasikan peningkatan sarana sanitasi, penyediaan sabun, perbaikan pengelolaan sampah, serta penguatan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220120

Keyword
perilaku higiene air bersih CTPS Jamban pengelolaan sampah