Analisis Spasial Kerentanan dan Mitigasi Banjir Rob di Pesisir Kecamatan Teluk Betung Selatan
Kawasan pesisir rentan terhadap dampak perubahan iklim, khususnya ancaman banjir rob yang dipicu oleh kenaikan muka air laut dan penurunan muka tanah. Di Kecamatan Teluk Betung Selatan, fenomena ini menjadi permasalahan serius akibat adanya okupasi permukiman yang masif di area sempadan pantai, sehingga memperparah dampak genangan dan menghambat upaya penanggulangan kebencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerentanan fisik dan sosial, memodelkan zonasi wilayah terdampak genangan rob, serta mengevaluasi upaya mitigasi yang ada di kawasan pesisir Teluk Betung Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deduktif kuantitatif yang dipadukan dengan analisis kualitatif. Penilaian kerentanan fisik menggunakan metode tumpang susun (overlay) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), sementara kerentanan sosial dihitung dengan analisis multi-kriteria terboboti. Pemodelan perluasan genangan dilakukan menggunakan Hawke’s Bay Model dengan proyeksi skenario hingga tahun 2036. Selanjutnya, evaluasi mitigasi dianalisis secara deskriptif melalui wawancara mendalam bersama instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesisir Teluk Betung Selatan memiliki tingkat kerentanan fisik yang tinggi akibat dominasi topografi datar dan lahan kedap air. Secara sosial, Kelurahan Pesawahan teridentifikasi sebagai wilayah paling rentan karena tingginya rasio ketergantungan dan jumlah penduduk. Pemodelan skenario tahun 2036 memproyeksikan luasan genangan mencapai 33 hektar yang mayoritas menenggelamkan kawasan permukiman. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa mitigasi struktural eksisting mengalami jalan buntu akibat ketidaksinkronan regulasi tata ruang dan pelanggaran batas sempadan. Sebagai kesimpulan, penanganan banjir rob di wilayah ini memerlukan transisi menuju mitigasi yang adaptif melalui penerapan zonasi tata ruang berbasis risiko bencana, pengembangan infrastruktur biru-hijau, serta penguatan kolaborasi pentahelix.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220119
Keyword
Banjir rob MItigasi bencana Pemodelan spasial Kerentanan Tata ruang pesisir