ANALISIS KUAT TARIK LENTUR DAN WORKABILITY PADA BETON BERSERAT FIBERGLASS DENGAN LIMBAH STEEL SLAG SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI AGGREGAT KASAR DENGAN VARIASI 25%, 30%, DAN 35%
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan limbah steel slag sebagai material substitusi agregat kasar dan penambahan serat fiberglass terhadap kuat lentur dan workability beton. Variasi substitusi steel slag yang digunakan yaitu sebesar 25, 30, dan 35 persen dari agregat kasar, dengan penambahan fiberglass sebesar 0,3 persen dari berat total agregat. Metode penelitian dilakukan melalui pembuatan campuran beton dengan variasi persentase steel slag dan fiberglass, kemudian dilakukan pengujian kuat lentur serta workability menggunakan metode slump test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan steel slag dan fiberglass memberikan pengaruh positif terhadap kuat lentur beton. Pada variasi 25 persen terjadi peningkatan kuat lentur sebesar 13,4 persen, pada variasi 30 persen sebesar 26,2 persen, dan pada variasi 35 persen sebesar 31,9 persen dibandingkan beton kontrol. Di sisi lain, peningkatan kadar substitusi steel slag menyebabkan penurunan nilai workability. Penurunan nilai slump pada variasi 25, 30, dan 35 persen berturut-turut sebesar 29,4, 32,3, dan 38,2 persen dibandingkan beton kontrol. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan limbah steel slag sebagai substitusi agregat kasar yang dikombinasikan dengan penambahan fiberglass mampu meningkatkan kuat lentur beton, namun berdampak pada penurunan workability campuran beton. Variasi substitusi 35 persen memberikan peningkatan kuat lentur tertinggi, sedangkan nilai slump terendah diperoleh pada variasi yang sama.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220092
Keyword
Steelslag Fiberglass Kuat lentur Workability Agregat kasar