Pola Lokasi Fasilitas Taman Penitipan Anak di Kota Bandar Lampung
Perkembangan Kota Bandar Lampung sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pendidikan mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas pelayanan sosial, salah satunya Daycare. Peningkatan jumlah keluarga dengan kedua orang tua bekerja serta tingginya mobilitas masyarakat menjadikan Daycare sebagai fasilitas yang semakin dibutuhkan. Namun, keberadaan Daycare di Kota Bandar Lampung belum memiliki arahan yang jelas dalam dokumen perencanaan dan menunjukkan persebaran yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan fasilitas Daycare serta menganalisis pola persebarannya di Kota Bandar Lampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pola persebaran fasilitas Daycare berdasarkan analisis spasial. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mix methods) yakni metode kuantitatif dan kualitatif. Analisis spasial berbasis Geographic Information System (GIS), analisis dilakukan menggunakan metode buffer untuk mengetahui jangkauan pelayanan dengan radius 500 meter serta Nearest neighbour analysis (NNA) untuk mengidentifikasi pola persebaran fasilitas Daycare. Data diperoleh melalui observasi langsung dan identifikasi lokasi menggunakan Google Earth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 26 fasilitas Daycare yang aktif beroperasi di Kota Bandar Lampung dengan pola persebaran yang cenderung mengelompok (clustered) dan terkonsentrasi pada wilayah tertentu. Analisis buffer menunjukkan bahwa jangkauan pelayanan belum merata dan masih terdapat wilayah yang belum terlayani secara optimal. Dengan demikian, diperlukan perencanaan yang lebih terarah dalam penyediaan fasilitas Daycare agar dapat menjangkau seluruh masyarakat secara lebih merata.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220067
Keyword
Daycare Analisis Spasial Buffer nearest neighbour analysis persebaran fasilitas spatial analysis facility distribution