Uji Aktivitas Antikolagenase terhadap Ekstrak dan Fraksi Daun Namnam (Cynometra cauliflora L.) secara In Vitro sebagai Kandidat Anti-Aging
Penuaan kulit adalah proses biologis kompleks yang ditandai dengan
penurunan elastisitas dan degradasi kolagen akibat meningkatnya
aktivitas enzim kolagenase. Daun namnam (Cynometra cauliflora L.)
diketahui berpotensi sebagai antikolagenase karena mengandung
metabolit sekunder seperti flavonoid dan fenolik yang berperan sebagai
antioksidan dan inhibitor enzim. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
aktivitas ekstrak dan fraksi daun namnam serta membandingkan
aktivitas penghambatannya. Ekstraksi dilakukan dengan metode
maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak etanol daun
namnam difraksinasi dengan metode ekstraksi cair-cair menggunakan
pelarut n-heksan, etil asetat, dan akuades. Uji aktivitas antikolagenase
dilakukan menggunakan enzim kolagenase dari Clostridium
histolyticum dan substrat kolagen dari tendon achilles sapi. Hasil
hidrolisis dideteksi dengan ninhidrin dan diukur pada panjang
gelombang 570 nm dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian
menunjukkan nilai IC50 ekstrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat,
dan fraksi akuades berturut-turut sebesar 199,727±35,337 µg/mL
(kategori lemah), 60,035±6,439 µg/mL (kategori kuat), 59,062±15,468
µg/mL (kategori kuat), dan 64,278±16,743 µg/mL (kategori kuat),
sedangkan kuersetin sebagai kontrol positif menunjukkan nilai IC50
sebesar 33,753±3,409 µg/mL (kategori sangat kuat). Ekstrak dan fraksi
daun namnam menunjukkan aktivitas penghambatan secara in vitro dan
berpotensi untuk diteliti lebih lanjut sebagai kandidat bahan aktif anti
aging.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220059
Keyword
Anti-aging antikolagenase Cynometra cauliflora ekstrak etanol fraksi