Perancangan Pusat Edukasi dan Pengolahan Udang Berbasis Symbiotic Loop di Kawasan Tambak Eks Bumi Dipasena Abadi
Kawasan tambak eks Bumi Dipasena di Lampung adalah salah satu
lokasi budidaya udang terbesar di Indonesia yang menghadapi berbagai
permasalahan, seperti penurunan produktivitas, sistem budidaya yang
belum terintegrasi, serta minimnya fasilitas edukasi dan pengolahan
pasca panen. Kondisi tersebut menyebabkan kegiatan budidaya,
pengolahan dan pembelajaran belum terintegrasi secara optimal
sehingga menghambat pengembangan kawasan secara berkelanjutan.
Perancangan ini menghadirkan fasilitas yang menggabungkan kegiatan
budidaya (farming), pengolahan (processing), serta pembelajaran dan
penelitian (learning) dalam satu kawasan terpadu. Metode perancangan
dilakukan melalui analisis tapak kawasan pesisir, studi standar ruang
berdasarkan standar, serta kajian preseden fasilitas industri pengolahan
hasil laut. Konsep Symbiotic Loop diterapkan sebagai dasar
perancangan untuk membangun hubungan timbal balik antar fungsi
melalui integrasi alur produksi, pengolahan, transfer pengetahuan, serta
penerapan Recirculating Aquaculture System (RAS) dan sirkulasi
berkelanjutan (flow continuity) sebagai strategi desain.
Perancangan ini diharapkan dapat berperan sebagai pusat edukasi dan
pengolahan ilmu akuakultur, serta dapat mendorong revitalisasi
kawasan tambak eks Bumi Dipasena.
Kata kunci: Akuakultur, Budidaya Udang, Pengolahan dan Edukasi,
Recirculating Aquaculture System, Symbiotic Loop.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220016
Keyword
Akuakultur Budidaya Udang Pengolahan dan Edukasi Recirculating Aquaculture System Symbiotic Loop