GEOLOGI DAN ANALISIS KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE SMR, ANALISIS KINEMATIK DAN Q-SLOPE DI DAERAH SIDODADI, KABUPATEN PESAWARAN, LAMPUNG
Kestabilan pada lereng batuan berhubungan dengan tingkat pelapukan dan
struktur geologi yang ada pada massa batuan tersebut, seperti kekar dan bidang
perlapisan atau foliasi. Penelitian ini berfokus pada daerah Sidodadi,
Kabupaten Pesawaran, Lampung dengan luas pemetaan 3 x 3 km² yang terdiri
dari Kompleks Gunungkasih (Pzg), Formasi Tarahan (Tpot), dan Endapan
Aluvium (Qa). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis satuan
geomorfologi, satuan batuan, struktur geologi, dan sejarah geologi di daerah
penelitian, serta menganalisis klasifikasi massa batuan, jenis kelongsoran dan
tingkat kestabilan lereng pada daerah penelitian. Metode yang digunakan
meliputi pemetaan geologi, SMR (Slope Mass Rating), Analisis Kinematik dan
Q-slope. Pada daerah penelitian terdapat dua satuan geomorfologi yaitu Satuan
Perbukitan Struktural (S3) dan Satuan Dataran Denudasional (D5). Stratigrafi
pada daerah penelitian terdapat tiga satuan geologi yaitu Satuan Sekis
Muskovit berumur Pra-Tersier, Satuan Sekis Klorit berumur Pra-Tersier, dan
Satuan Tuf Gelas berumur Tersier. Terdapat indikasi struktur sesar berupa
kekar gerus yang menunjukkan adanya indikasi sesar naik dan indikasi sesar
mendatar mengiri. Jenis longsor pada daerah penelitian berpotensi ke dalam
longsoran bidang dan baji, didapat dari hasil analisis kinematik. Nilai RMR
yang didapatkan dominan menunjukkan kualitas massa batuan tergolong baik.
Nilai SMR dan sudut lereng aktual menunjukkan bahwa lereng pada daerah
penelitian dominan termasuk ke dalam kondisi tidak stabil. Nilai Q-slope juga
menunjukkan kemiringan aktual melebihi batas aman, sehingga diberikan
rekomendasi sudut lereng yang lebih stabil sesuai kondisi tiap lokasi lereng.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606220015
Keyword
Geomorfologi kestabilan lereng Sidodadi