Optimalisasi Rute Kunjungan Wisata Multi-Hari Menggunakan Model Multi-Period Traveling Salesman Problem With Time Windows di Provinsi Lampung dengan Metode Brute Force
Penentuan rute perjalanan merupakan aspek penting dalam
meningkatkan efisiensi perjalanan wisata. Kendala yang dihadapi
meliputi keterbatasan waktu operasional objek wisata, jarak antardes-
tinasi, waktu kunjungan, serta biaya bahan bakar. Penelitian ini
bertujuan untuk menentukan rute optimal berdasarkan kriteria jarak
minimum, biaya bahan bakar minimum, dan total waktu perjalanan
(elapsed time) minimum menggunakan model Multi-Period Travelling
Salesman Problem with Time Windows (MP-TSPTW) yang disele-
saikan dengan metode brute force. Penelitian ini menggunakan data
10 objek wisata dan 1 hotel di wilayah Lampung dengan optimasi
rute harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan kriteria
jarak total minimum sebesar 425,75 km dan biaya bahan bakar total
minimum sebesar Rp318.144 diperoleh pada hari keberangkatan
Kamis, Jumat, dan Minggu. Sementara itu, berdasarkan kriteria total
waktu perjalanan, total waktu perjalanan tercepat sebesar 51,33 jam
diperoleh pada hari keberangkatan Senin dan Minggu. Hasil tersebut
menunjukkan bahwa hari keberangkatan memengaruhi efisiensi rute
yang dihasilkan. Berdasarkan ketiga kriteria optimasi, hari Minggu
merupakan hari keberangkatan yang paling efisien secara keseluruhan
karena menghasilkan kinerja terbaik pada seluruh kriteria. Hasil
penelitian ini dapat menjadi acuan dalam menentukan rute optimal bagi
tour guide berdasarkan ketiga kriteria tersebut.
Kata kunci: Rute Optimal, MP-TSPTW, Brute Force, Jarak
Minimum, Biaya Bahan Bakar, Elapsed Time, Optimasi
Rute.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210122
Keyword
Rute Optimal MP-TSPTW Brute Force Jarak Minimum Biaya Bahan Bakar Elapsed Time Optimasi Rute