Redesain Pasar Tradisional Jatimulyo Lampung Selatan sebagai Pasar Rakyat Tipe-IV
Pasar Tradisional Jatimulyo di Lampung Selatan berkembang secara organik tanpa perencanaan terstruktur dan belum mengacu pada standar SNI pasar rakyat, sehingga menimbulkan konflik zonasi yang berdampak pada sirkulasi, kenyamanan, dan kualitas lingkungan pasar. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep redesain pasar melalui tema arsitektur kontekstual berbasis aktivitas dan interaksi sosial untuk menghasilkan pasar yang lebih tertata, fungsional, serta tetap mempertahankan karakter lokal. Pembahasan difokuskan pada penataan zonasi, sirkulasi, dan hubungan antar ruang dalam bangunan pasar. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, dan analisis aktivitas serta kebutuhan ruang pengguna sebagai dasar perumusan konsep desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penataan zonasi berbasis aktivitas ruang dan pemisahan fungsi ruang dapat mengurangi konflik ruang serta meningkatkan keteraturan dan kualitas lingkungan pasar.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210094
Keyword
arsitektur kontekstual konflik zonasi pasar tradisional pasar rakyat