Perancangan Narasi Visual Harmonisasi Ragam Hias Wastra Gambo Muba Sebagai Media Pelestarian Budaya Lokal Melalui Fashion Fotografi
Wastra Gambo Muba dari Kabupaten Musi Banyuasin memiliki potensi
fesyen berkelanjutan yang kuat berkat pewarna alami getah gambir dan
motif filosofisnya, namun upaya pelestariannya terhambat oleh
minimnya regenerasi pengrajin serta kurangnya media promosi visual
berupa pengarsipan buku yang relevan bagi generasi muda, sehingga
melalui observasi lapangan, wawancara langsung bersama seniman dan
desainer daerah, serta kuesioner terhadap 41 responden yang sebagian
besar didominasi oleh kelompok mahasiswa berusia 16–25 tahun di
mana 95,1% menyatakan pelestarian ini sangat penting dan 97,6%
meyakini efektivitas narasi visualnya, penelitian kualitatif deskriptif ini
mengaplikasikan metode perancangan Double Diamond yang
mencakup tahapan discover, define, develop, dan deliver untuk
merancang buku narasi visual berbasis fashion fotografi bergaya
minimalist editorial yang bertujuan mendokumentasikan nilai estetika
sekaligus mengedukasi masyarakat luas sebagai strategi komunikasi
kreatif komprehensif guna meningkatkan kesadaran, apresiasi, dan
ketertarikan audiens muda terhadap warisan budaya khas Sumatera
Selatan di tengah pusaran modernisasi industri pakaian secara global.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210062
Keyword
Gambo Muba Narasi Visual Fashion Fotografi Pelestarian Budaya Lokal Fesyen Berkelanjutan