Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan terhadap Limpasan Permukaan di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung
Perubahan tutupan lahan sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah, terutama di kawasan perkotaan. Fenomena ini juga terjadi di Kecamatan Kemiling yang merupakan bagian dari Kota Bandar Lampung yang mengalami alih fungsi lahan. Alih fungsi lahan yang terjadi ini sangat berpotensi mempengaruhi keseimbangan hidrologi wilayah. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap limpasan permukaan di Kecamatan Kemiling. Pada penelitian ini akan menggunakan pendekatan deduktif kuantitatif, dengan metode yang digunakan meliputi analisis spasial-temporal berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG), metode Soil Conservation Service Curve Number (SCS-CN) untuk menghitung estimasi limpasan permukaan, serta regresi linier berganda untuk menganalisis pengaruh perubahan tutupan lahan terhadap limpasan. Data yang dianalisis mencakup peta tutupan lahan tahun 2015, 2020, dan 2025, data curah hujan, serta jenis tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 2015-2025 terjadi peningkatan luas lahan terbangun dari 472,08 ha menjadi 942,73 ha. Perubahan tersebut berdampak pada peningkatan limpasan permukaan, dimana lahan terbangun memiliki nilai limpasan tertinggi, sedangkan lahan vegetasi memiliki nilai limpasan terendah. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan berpengaruh signifikan terhadap limpasan permukaan. Dengan demikian, perubahan tutupan lahan akibat perkembangan wilayah cenderung meningkatkan limpasan permukaan akibat menurunnya kemampuan resapan air hujan, sehingga berpotensi meningkatkan risiko bencana di wilayah penelitian dan sekitarnya.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210053
Keyword
Kecamatan Kemiling Limpasan Permukaan Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan SCS-CN