ANALISIS KERAWANAN LONGSOR MENGGUNAKAN METODE MIKROTREMOR HVSR DI TEBING MARGODADI DESA DANTAR KECAMATAN PADANG CERMIN, PESAWARAN
Tebing Margodadi di Desa Dantar, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran merupakan wilayah lereng dengan topografi curam yang berpotensi mengalami longsor akibat pelapukan batuan, curah hujan tinggi, dan aktivitas seismik. Kondisi ini perlu dikaji untuk mengetahui karakteristik tanah dan tingkat kerawanan longsor di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dinamik tanah serta mengidentifikasi zona yang berpotensi mempengaruhi kestabilan lereng menggunakan metode mikrotremor analisis Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR). Pengukuran dilakukan pada 6 titik menggunakan seismometer Geotiny untuk merekam sinyal mikrotremor. Data yang diperoleh diolah menggunakan perangkat lunak Geopsy dan Dinver untuk menghasilkan kurva H/V serta parameter dinamika tanah berupa frekuensi dominan (f₀), faktor amplifikasi (A₀), indeks kerentanan seismik (K_g), kecepatan gelombang geser (V_s), dan ketebalan sedimen (h). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai frekuensi dominan berkisar antara 2,43 –12,66 Hz, faktor amplifikasi 1,804 – 2,869, indeks kerentanan seismik 0,498 – 1,408, kecepatan gelombang geser 233,01 – 303,03 m/s, dan ketebalan sedimen 5,12 – 30,03 m. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa daerah penelitian tersusun oleh lapisan tanah lunak hingga sedang dengan tingkat kerentanan seismik rendah. Namun, beberapa titik memiliki potensi longsor yang lebih tinggi akibat ketebalan sedimen yang besar dan kondisi tanah yang relatif lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode HVSR efektif digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik bawah permukaan dan tingkat kerentanan longsor di daerah penelitian.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210034
Keyword
HVSR Longsor Mikrotremor Faktor Amplifikasi Frekuensi Dominan