DAMPAK TATA KELOLA INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP AKSESIBILITAS TRANSPORTASI DI PROVINSI LAMPUNG (STUDI KASUS JALAN LINTAS TENGAH)
Koridor Jalan Lintas Tengah Provinsi Lampung merupakan jalur distribusi logistik strategis nasional dengan intensitas kendaraan angkutan barang yang tinggi, termasuk kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL). Posisi Lampung sebagai jalur transit komoditas antarpulau menuju Pelabuhan Panjang menyebabkan beberapa ruas menerima tekanan kendaraan berat secara terus menerus sehingga berpotensi mempercepat degradasi infrastruktur jalan dan menurunkan aksesibilitas transportasi wilayah. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kemantapan infrastruktur jalan, efektivitas tata kelola transportasi dalam pengendalian ODOL, serta implikasinya terhadap aksesibilitas transportasi pada koridor tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan dukungan data kuantitatif berupa nilai International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI), serta wawancara mendalam dengan instansi terkait, menggunakan koefisien Gini, Kurva Lorenz, dan kerangka Strategic-Tactical-Operational (STO).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi infrastruktur jalan terjadi secara tidak proporsional antar ruas, dengan ruas 17014 (Gunung Sugih-Tegineneng) sebagai segmen paling kritis meskipun memiliki volume lalu lintas terendah, mengindikasikan bahwa karakteristik muatan kendaraan merupakan faktor determinan utama laju degradasi. Implementasi tata kelola transportasi juga belum efektif akibat gap sistemik pada level strategis, taktis, dan operasional. Akumulasi kedua kondisi tersebut menjadikan ruas 17014 sebagai bottleneck utama yang berdampak pada perlambatan waktu tempuh, menurunnya efisiensi distribusi logistik, dan terganggunya konektivitas antarwilayah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan koridor logistik memerlukan intervensi simultan antara rehabilitasi infrastruktur jalan dan penguatan tata kelola transportasi melalui integrasi pengawasan antarinstansi serta penguatan regulasi ODOL secara berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210020
Keyword
Infrastruktur Jalan Tata Kelola Transportasi Aksesibilitas Transportasi ODOL Bottleneck Jalan Lintas Tengah Lampung