Sentra Singgah Way Gubak sebagai Hunian Evakuasi Adaptif Berbasis Pengalaman Rekreasi
Bandar Lampung merupakan wilayah yang rentan terhadap berbagai bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, banjir, dan longsor. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya fasilitas selter yang mampu mendukung proses evakuasi dan penampungan sementara bagi masyarakat terdampak. Selain itu, selter perlu dirancang agar tetap berfungsi secara optimal pada kondisi normal atau tidak terjadi bencana. Perancangan ini mengusulkan selter adaptif yang berfungsi sebagai resor pada kondisi normal dan bertransformasi menjadi selter saat terjadi bencana. Penerapan tersebut bertujuan agar fasilitas tetap aktif digunakan, terawat, serta memiliki nilai ekonomi yang mendukung keberlangsungan operasionalnya. Perancangan dilakukan pada kawasan perbukitan Way Gubak yang dipilih berdasarkan hasil superimpose peta risiko bencana Kota Bandar Lampung yang menunjukkan tingkat kerawanan relatif rendah. Karakteristik kontur tapak dimanfaatkan melalui penataan massa yang mengikuti topografi alami lahan untuk mendukung fleksibilitas fungsi sekaligus meminimalkan perubahan tapak. Hasil perancangan berupa kawasan yang dilengkapi fasilitas resor, aula, restoran, area kemah, klinik, dan fasilitas pendukung lainnya yang mampu mengakomodasi aktivitas rekreasi sehari-hari sekaligus mendukung kesiapsiagaan dan penanganan bencana melalui fungsi selter yang adaptif
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606210013
Keyword
Selter Adaptif Resor Mitigasi Bencana