Perancangan Sentra dan Galeri Ikan Hias Air Tawar Berbasis Arsitektur Naratif dan Multisensori di Kemiling, Bandar Lampung
Perkembangan sektor ikan hias di Kota Bandar Lampung memiliki potensi ekonomi dan minat hobi yang tinggi, namun tidak adanya ruang fisik yang mewadahi mereka untuk berkembang menjadi salah satu penghambat berkembangnya potensi tersebut. Kecamatan Kemiling dipilih karena lokasinya yang strategis serta nilai historis kawasan tersebut yang pernah menjadi lokasi berdirinya pasar ikan hias di Lapangan Kalpataru pada tahun 2018. Namun, akibat pandemi Covid 19 pada tahun 2020, operasional pasar tersebut terhenti, kondisi ini memaksa para pedagang dan komunitas beralih sepenuhnya ke media sosial (Facebook) dengan sistem transaksi Cash On Delivery (COD). Kurangnya ruang fisik menghambat proses edukasi, berbagi pengalaman, dan transaksi secara langsung yang lebih kredibel.
Tujuan utama dari perancangan ini adalah untuk menyediakan fasilitas terpadu yang mampu mewadahi kegiatan jual beli, pusat kegiatan komunitas, serta pameran dalam satu kawasan. Proyek ini dirancang tidak hanya sebagai sentra ikan hias air tawar saja, tetapi juga sebagai destinasi wisata ikonik di Kota Bandar Lampung. Melalui penerapan tema arsitektur naratif yang diperkuat dengan pendekatan arsitektur multisensori, desain ini dirancang untuk menciptakan pengalaman ruang yang imersif bagi pengunjung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606200066
Keyword
Arsitektur Naratif Arsitektur Multisensori Galeri Kemiling Sentra Ikan Hias