(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Manajemen Pelaksanaan Konstruksi untuk Pekerjaan Rectification Lereng Bawah Air Akibat Over Dredging (Studi Kasus: Proyek Pelabuhan Patimban Paket 6 Block 19 Axis 38-44)


Over dredging pada Proyek Pelabuhan Patimban Paket 6, Block 19, Axis 38–44 menyebabkan lereng dasar laut melebihi kedalaman rencana dan mengancam stabilitas dermaga. Penelitian ini menganalisis manajemen pelaksanaan pekerjaan rectification bawah air dari aspek perencanaan, biaya, waktu, mutu, dan risiko. Empat skenario metode konstruksi dibandingkan: Sandbag (Skenario 1 & 2), batu (Skenario 3), dan pengerukan ulang (Skenario 4). Pemilihan skenario terbaik menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan kriteria mutu (63,3%), biaya (26%), dan waktu (10,6%). Skenario 2 terpilih sebagai metode optimal dengan skor 0,2667, sementara Skenario 4 berada di peringkat terakhir (0,2328). Analisis dengan metode HIRARC mengidentifikasi 27 potensi risiko dari 9 tahapan pekerjaan. Setelah pengendalian diterapkan risiko menjadi lebih kecil.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606200035

Keyword
Rectification Over Dredging Manajemen Konstruksi AHP Manajemen Risiko Pelabuhan Patimban