(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS TEKNO-EKONOMI PRODUKSI BIOPELET DARI LIMBAH BATANG SINGKONG


Limbah batang singkong berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biopelet karena ketersediaannya melimpah di provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi limbah batang singkong, karakteristik biopelet, dan kelayakan ekonomi produksinya. Variasi yang digunakan adalah ukuran partikel 10, 20, dan 30 mesh dengan tekanan 1000 dan 2000 Psi. Parameter pengujian meliputi densitas, drop test, kadar air, kadar abu, volatile matter, fixed carbon, dan nilai kalor. Variasi terbaik ditentukan menggunakan metode MCDM, kelayakan ekonomi dianalisis melalui HPP, BEP, NPV, IRR, dan PP. Rata-rata potensi limbah batang singkong di provinsi Lampung sebesar 3.568.869,23 ton/tahun dengan potensi energi 59.773.391,81 GJ atau 16.603,72 GWh. Variasi terbaik diperoleh pada ukuran partikel 20 mesh dan tekanan 2000 Psi Sampel D memiliki nilai kalor sebesar 17,56 MJ/kg, densitas 0,86 g/cm³, drop test 99,25%, kadar air 3,33%, kadar abu 4,17%, volatile matter 71,83%, dan fixed carbon 20,67%. Hasil analisis ekonomi menunjukkan HPP Rp723,28/kg, BEP produksi 1.722.369,81 kg/tahun, NPV Rp10.788.854.131,45, IRR 79,63%, dan PP 1,20 tahun. Hasil tersebut menunjukkan bahwa produksi biopelet limbah batang singkong layak dikembangkan secara teknis dan ekonomi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190104

Keyword
Biopelet Batang Singkong MCDM Analisis tekno-ekonomi