Redesain Pasar Jatimulyo Lampung Selatan Dengan Pendekatan Arsitektur Adaptif dan Inklusif
asar tradisional memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi dan interaksi sosial masyarakat. Namun, Pasar Jatimulyo Lampung Selatan menghadapi berbagai permasalahan, seperti ketidakteraturan zonasi, kemacetan sirkulasi, pencampuran area basah dan kering, serta kurangnya fasilitas pendukung yang mempengaruhi kenyamanan dan higienitas pasar. Oleh karena itu, diperlukan redesain pasar yang mampu meningkatkan kualitas ruang dan fungsi pasar secara menyeluruh. Perancangan ini bertujuan merumuskan konsep redesain Pasar Jatimulyo yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, wawancara, kajian regulasi, dan studi preseden. Analisis dilakukan terhadap kondisi eksisting, pola aktivitas pengguna, sistem sirkulasi, dan kondisi lingkungan tapak. Hasil perancangan menghasilkan penataan zonasi yang lebih terorganisir, pemisahan jalur kendaraan dan pejalan kaki, serta penyediaan fasilitas publik yang lebih memadai. Selain itu, penerapan ruang terbuka hijau, ventilasi alami, dan pencahayaan alami diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan termal dan kualitas lingkungan pasar. Redesain ini diharapkan dapat menjadikan Pasar Jatimulyo sebagai ruang publik yang lebih aman, nyaman, inklusif, dan produktif bagi masyarakat.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190062
Keyword
Pasar Tradisional Redesain Pasar Arsitektur Inklusif Arsitektur Adaptif Ruang Publik