Uji Iritasi / Korosi Akut Dermal Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Pada Kelinci Albino
Kulit sebagai organ terbesar tubuh berfungsi sebagai barier pelindung, sehingga evaluasi keamanan topikal sangat penting. Daun kersen (Muntingia calabura L.) telah lama digunakan secara tradisional, namun data ilmiah mengenai penggunaan dan keamanan topikalnya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi profil fitokimia dan keamanan topikal ekstrak etanol daun kersen melalui uji iritasi/korosi akut dermal pada kelinci. Ekstraksi dilakukan dengan metode Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) pada suhu 45°C selama 15 menit menggunakan etanol 96%, dilanjutkan skrining fitokimia, penetapan kadar fenol dan flavonoid total, profil KLT, serta uji iritasi akut dermal menggunakan kelinci albino. Hasil skrining fitokimia simplisia mendeteksi adanya kandungan terhadap flavonoid, fenol, kuinon, alkaloid, steroid/triterpenoid, dan tanin, dengan kadar fenol total 115,182 ± 9,999 mgGAE/g dan flavonoid total 3,829 ± 0,105 mgQE/g. Kedua sampel uji ekstrak menghasilkan Indeks Iritasi Primer 0,0 tanpa eritema/edema (iritan sangat ringan/negligible), dan uji Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dengan kontrol normal (p = 1,000). Ekstrak etanol daun kersen terbukti aman dan berpotensi sebagai bahan aktif topikal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190040
Keyword
Muntingia calabura L. iritasi akut dermal fitokimia kelinci albino keamanan topikal