(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Pola Urban Sprawl Menggunakan Metode Shannon Entropy dan Penginderaan Jauh di Kota Metro


Fenomena urban sprawl merupakan fenomena perkembangan fisik perkotaan secara tidak terkendali, biasanya ditandai dengan terjadinya urbanisasi dan peningkatan jumlah penduduk yang akan berdampak pada peningkatan kebutuhan lahan. Seperti halnya perubahan lahan terbangun yang terjadi di Kota Metro. Perubahan lahan terbangun mengindikasikan terjadinya urban sprawl. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola urban sprawl yang terjadi di Kota Metro . Penelitian ini menggunakan analisis spasial dan metode shannon entropy untuk mengidentifikasi masing-masing sasaran pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan lahan terbangun di Kota Metro pada kurun 2014-2023 adalah sebesar 444.28 Ha. Terdapat 5 kelurahan yang mengalami perubahan lahan terbangun yang cukup kecil yaitu dibawah 10 hektar. Kelima kelurahan ini memiliki posisi yang tidak jauh dari pusat kota, adapun kelima kelurahan tersebut yaitu Kelurahan Mulyojati, Tejo Agung, Tejosari, Imopuro, dan Hadimulyo Barat. Berdasarkan hasil perhitungan shannon entropy pola urban sprawl di Kota Metro berada pada kuadran D dan tidak mengalami perubahan kuadran setelah dilakukan perhitungan pada tahun 2014 dan 2023. Pola ini menunjukkan perembetan perkotaan yang bersifat leapfrog development yang menunjukan bahwa pertumbuhan lahan terbangun cenderung menjauhi jaringan jalan utama dan pusat kota. Nilai relatif entropy yang semakin meningkat pada 2023 menjelaskan pertumbuhan lahan terbangun semakin menjauhi jaringan jalan dan pusat kota, hal ini dapat menyebabkan ketergantungan pada kendaraan pribadi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190036

Keyword
Perubahan lahan terbangun Urban sprawl Shannon entropy