PENATAAN SISTEM RUANG DAN SIRKULASI PASAR JATI MULYO DENGAN KONSEP MANAGED INFORMALITY
Pasar jati Mulyo merupakan pasar tradisional utama di Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menghadapi permasalahan serius berupa ketidakteraturan zonasi komoditas, sirkulasi yang tidak terarah, minimnya fasilitas sanitasi, serta ketiadaan area bongkar muat yang menyebabkan kemacetan dan penurunan kualitas lingkungan pasar. Perancangan ini bertujuan menciptakan tata ruang pasar yang lebih tertata, hiegenis, aman, dan nyaman guna mendukung keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat. Manfaat yang diharapkan adalah terwujudnya pasar tradisional yang mampu bersaing dengan pasar modern melalui peningkatan kualitas ruang dan fasilitas pendukung. Lingkup perancangan mencakup penataan zonasi, sirkulasi pengunjung dan distribusi barang, fasilitas sanitasi, pencahayaan alami, ventilasi, area parkir dan bongkar muat. Dengan batasan perancangan hanya pada aspek arsitektural tanpa menyentuh manajemen operasional maupun perhitungan struktur secara mendalam. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, analisis SWOT, pemetaan stakeholder, dan studi preseden terhadap pasar sejenis. Pendekatan Well-being of Managed Space diterapkan dengan mengintegrasikan konsep Managed Informality untuk membentuk alur sirkulasi yang jelas dan efisien. Hasil perancangan menunjukan bahwa pemisahan zona basah-kering, sirkulasi linier yang terbaca, serta integrasi fasilitas pendukung secara terpadu mampu meningkatkan kenyamanan, kebersihan, dan efesiensi ruang pasar secara signifikan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190028
Keyword
Pasar tradisional, penataan ruang, zonasi komodita