ANALISIS PENERAPAN EARNED VALUE METHOD (EVM) UNTUK MONITORING BIAYA DAN WAKTU PADA PROYEK GEDUNG CONVENTION HALL KALIANDA
Proyek konstruksi sering dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, ketidakpastian kondisi lapangan, serta fluktuasi biaya material dan tenaga kerja maka dari itu diperlukan metode pengendalian salah satunya adalah earned value method (EVM) sebagai alternatif pengendalian yang mengintegrasikan aspek biaya, dan waktu. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan data sekunder berupa RAB, Kurva-S, dan laporan progres. penelitian ini menganalisis kinerja biaya dan waktu proyek pembangunan Gedung Convention Hall Kalianda, Analisis dilakukan melalui parameter BCWS, BCWP, dan ACWP kemudian diturunkan menjadi indikator CV, SV, CPI dan SPI serta proyeksi EAC, ETC, VAC, TEAC dan TVAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase awal proyek terjadi inefisiensi biaya dan keterlambatan CV< 0, SV< 0, CPI < 1; SPI < 1. Namun, pada fase akhir kinerja membaik dengan CPI sebesar 1,075 dan SPI sebesar 1,003, Hasil forecasting menghasilkan EAC sebesar Rp.36.996.957.845, dengan ETC sebesar Rp.21.643.960278 serta VAC sebesar Rp.3.165.573.358, TEAC adalah 362 hari dengan TVAC nilainya 1 hari yang mengindikasikan proyek diproyeksikan selesai dengan biaya lebih rendah dari anggaran rencana dan tepat waktu dari jadwal. Hal ini menegaskan bahwa EVM efektif sebagai alat evaluasi dan prediksi kinerja proyek. Meskipun terjadi deviasi pada tahap awal, metode ini mampu mengarahkan proyek menuju kondisi biaya efisien dengan keterlambatan minimal pada proyek konstruksi ini.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190022
Keyword
Proyek Konstruksi Earned Value Method (EVM) biaya waktu Kinerja Proyek