Geologi dan Analisis Kestabilan Lereng Menggunakan Metode Kesetimbangan Batas Desa Sukajaya, Kecamatan Kelumbayan Barat, Tanggamus
Secara administratif daerah penelitian terletak di Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi geologi pada daerah penelitian meliputi aspek geomorfologi, stratigrafi, struktur geologi, sejarah geologi, dan analisis kestabilan lereng dengan luas area penelitian 3x3 km. Tahapan penelitian ini meliputi pemetaan geologi permukaan, analisis laboratorium petrografi dan mekanika tanah, serta analisis kestabilan lereng menggunakan metode kesetimbangan batas. Berdasarkan hasil penelitian terdadpat dua satuan yaitu Satuan Perbukitan Struktural Agak Curam dan Satuan Dataran Banjir. Stratigrafi daerah penelitian tersusun atas 5 satuan batuan dari yang paling tua hingga muda yaitu Satuan Tuf Kristal, Satuan Tuf Vitrik, Satuan Breksi Vulkanik, Satuan Andesit Porfiritik, dan Satuan Konglomerat. Struktur geologi berupa indikasi sesar mendatar menganan Way Pematang Neba yang didapat dengan pengukuran dan pengolahan data kekar gerus dengan arah kelurusan baratlaut-tenggara. Sejarah geologi daerah penelitian meliputi Fase Oligosen Akhir – Miosen Awal dimulai dari aktivitas vulkanisme, Miosen Tengah yang merupakan fase transisi, dan Miosen Akhir – Pliosen yang membentuk ketidakselarasan pada batuan. Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan pengujian sifat fisik tanah dan geometri lereng. Pada simulasi kesetimbangan batas didapatkan nilai FK pada lereng yang beragam pada lereng RJS 1, RJS 2, RJS 3, diantaranya yaitu 1,079; 0,808; 1,537 dengan rekomendasi lereng RJS 1 dan RJS 2 yaitu 1,674; 1,645. Setelah analisis ini dilakukan interpretasi hubungan geologi permukaan dengan geologi teknik.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190017
Keyword
Geologi Geometri Geoteknik Lereng Stratigrafi