Analisis Keterkaitan Tingkat Aksesibilitas Jalan Poros Desa terhadap Aktivitas Ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan
Aksesibilitas memiliki peran penting pada dinamika ekonomi masyarakat karena menentukan tingkat keterhubungan penduduk terhadap kegiatan ekonomi dengan waktu dan biaya yang lebih efisien. Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan perbedaan karakteristik wilayah beberapa desa berbatasan dengan ibu kota provinsi mendapat manfaat spillover dan mengalami pertumbuhan yang pesat sehingga munculnya pusat ekonomi baru dan berpotensi memperoleh peningkatan aksesibilitas sedangkan beberapa desa berlokasi lebih jauh dari pusat kegiatan yang menunjukkan keterisolasian dan ketersediaan fasilitas ekonomi pedesaan di kawasan pinggiran memiliki jumlah yang relatif lebih sedikit dari pedesaan lainnya. Pengukuran tingkat aksesibilitas jalan poros desa di analisis dengan indikator jarak tempuh, waktu tempuh, biaya, dan kondisi jalan dari pusat kegiatan (kecamatan) menuju desa. Terdapat 1 desa dengan aksesibilitas sangat rendah dan 81 desa dengan kondisi rendah. Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat ketimpangan aksesibilitas antar desa di Kabupaten Lampung Selatan. Analisis Moran’s I dan LISA aksesibilitas dan aktivitas ekonomi desa di Kabupaten Lampung Selatan mengalami pengelompokan pada desa-desa dengan karakteristik yang sama. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat aksesibilitas jalan poros, keterjangkauan fasilitas ekonomi, dan persentase keluarga sejahtera memiliki keterhubungan dengan fasilitas ekonomi sehingga diperlukan arahan peningkatan aksesibilitas jalan poros desa pada pengelompokan desa-desa yang termasuk pada kategori rendah dan untuk mengurangi ketimpangan antar wilayah.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606190006
Keyword
Aksesibilitas Aktivitas Ekonomi Indeks Moran LISA