Penyisihan Kadar Mikroplastik Air Lindi Menggunakan Metode Elektrokoagulasi
Mikroplastik (berukuran 0,1µm - 5 mm) dapat disebut sebagai polutan baru karena sifat toksiknya dapat menggangu ekosistem. TPA menjadi salah satu sumber pencemar potensial, dimana pelepasan air lindi berperan sebagai salah satu sumber yang memberikan kontribusi mikroplastik ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menyisihkan mikroplastik dari air lindi tepatnya pada TPA Bakung menggunakan metode elektrokoagulasi. Percobaan menggunakan elektroda alumunium yang disusun secara monopolar dengan sistem batch. Variasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuat arus sebesar 0,5 A, 1 A dan 1,5 A serta waktu kontak sebesar 20, 40, 60, 80 dan 100 menit. Kelimpahan mikroplastik yang ditemukan sebesar 897,5 ± 180,3 dengan morfologi mikropalstik yang teridentifikasi didominasi bentuk fragmen (62,88%), warna mikroplastik didominasi oleh warna hitam (42%) dan ukuran mikroplastik paling banyak ditemukan small size dengan rentang 20-100 µm (60,28%). Efisiensi penyisihan mikroplastik tertinggi diperoleh pada variasi kuat arus 1,5 A dengan waktu kontak 100 menit sebesar (87%). Morfologi mikroplastik yang tersisihkan paling banyak bentuk fragmen, warna mikroplastik berwarna gelap dan ukuran mikropalstik secara umum yaitu pada ukuran small size (0-1000 µm), ukuran rentang 300-500 µm. Pada penelitian ini kuat arus dan waktu kontak mempengaruhi peningkatan efisiensi penyisihan, dimana semakin tinggi kuat arus dan waktu kontak pada variasi yang digunakan, maka semakin tinggi efisiensi penyisihan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180255
Keyword
Mikroplastik Elektrokoagulasi Air Lindi TPA Penyisihan