Potensi Kardioprotektor Ekstrak Etanol Spons Biru (Haliclona caerula) Pada Tikus Yang Diinduksi Isoproterenol Dengan Parameter Hematologi
Infark miokard (IM) merupakan salah satu manifestasi penyakit kardiovaskular paling fatal dan berkontribusi terhadap ≥17,9 juta kematian setiap tahun di dunia. Stres oksidatif berperan dalam patogenesis IM sehingga senyawa antioksidan, termasuk spons biru (Haliclona caerulea) yang kaya senyawa bioaktif, berpotensi digunakan sebagai agen kardioprotektor. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi kardioprotektor ekstrak etanol spons biru terhadap parameter hematologi pada tikus yang diinduksi isoproterenol. Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only control group design dengan 18 tikus jantan galur Wistar yang dibagi menjadi enam kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok EESB dosis 50, 75, dan 100 mg/kgBB. EESB dan kontrol diberikan selama 7 hari, sedangkan induksi isoproterenol dilakukan pada hari ke-7 dan ke-8. Parameter hematologi yang diamati meliputi PLT, MPV, PDW, WBC, dan HCT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EESB dosis 50 mg/kgBB berpengaruh terhadap kestabilan trombosit, dosis 75 mg/kgBB menunjukkan penurunan paling baik terhadap WBC dibandingkan kelompok negatif dan perlakuan lainnya, sedangkan dosis 100 mg/kgBB menunjukkan pola dosis tidak linear dengan terjadinya peningkatan kembali kadar WBC. EESB menunjukkan potensi kardioprotektor melalui pengaruh terhadap parameter trombosit dan leukosit pada model infark miokard.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180202
Keyword
Haliclona caerula kardioprotektor isoproterenol hematologi infark miokard