Perancangan LPKA Kelas I Bandar Lampung dengan Pendekatan Arsitektur Perilaku
Kenakalan remaja di Bandar Lampung terus meningkat dan melibatkan berbagai pelanggaran hukum yang berdampak pada individu maupun masyarakat. Kondisi ini memerlukan fasilitas pembinaan yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga mendukung rehabilitasi dan kesehatan mental remaja. Perancangan ini bertujuan menghasilkan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Bandar Lampung yang mampu mendukung proses pembinaan, pendidikan, dan pengembangan diri remaja binaan. Perancangan menggunakan pendekatan Behavioural Architecture dengan konsep Homey Prison untuk menciptakan lingkungan yang aman, humanis, dan mendukung perubahan perilaku positif. Metode yang digunakan berupa penelitian deskriptif kualitatif melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan studi preseden. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan ruang terbuka hijau, area komunal, pencahayaan alami, dan material bernuansa hangat dapat meningkatkan kenyamanan psikologis serta mendukung proses rehabilitasi tanpa mengabaikan aspek keamanan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180185
Keyword
LPKA kenakalan remaja arsitektur perilaku rehabilitasi