Pengembangan Obat Anti-Inflamasi Dari Senyawa Turunan Isoniazid : Sintesis dan Uji Bioaktivitas
Inflamasi merupakan respons yang diatur oleh sistem kekebalan tubuh yang berperan sebagai sarana untuk mengatasi berbagai bentuk kerusakan sel, infeksi, atau stres sehingga diperlukan pengembangan kandidat obat anti-inflamasi yang efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis senyawa turunan isoniazid yang memiliki efektivitas dan berpotensial sebagai kandidat anti-inflamasi melalui bioaktivitas in silico dan in vitro. Metode meliputi analisis sifat fisikokimia, farmakokinetika, dan toksisitas secara in silico, molecular docking terhadap 10 protein target inflamasi yaitu 1CX2, 1PGG, 3N8Y, 3V99, 4COX, 4EJN, 4FA6, 4KIK, 5G2N, dan 6N2W serta dilakukan sintesis hingga karakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan turunan isoniazid-vanilin tidak melanggar aturan Lipinski, memiliki profil farmakokinetika yang mendukung keamanan penggunaan jangka panjang, serta toksisitas rendah (kelas V, LD₅₀ = 4540 mg/kg). Hasil molecular docking, senyawa tersebut menunjukkan interaksi hidrofobik yang lebih dominan dan energi ikatan tertinggi pada sebagian besar protein target, yaitu 8,27 kcal/mol (1CX2), 8,33 kcal/mol (3N8Y), 8,13 kcal/mol (4COX), 7,98 kcal/mol (4KIK), dan 8,12 kcal/mol (5G2N). Pada sintesis senyawa turunan isoniazid menghasilkan produk dengan rendemen sebesar 95,36
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180167
Keyword
Inflamasi Turunan isoniazid Molecular Docking Sintesis