(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Evaluasi Pengelolaan Obat Kedaluwarsa, Obat Rusak, dan Stok Mati di Gudang Farmasi RS Yukum Medical Centre


Pengelolaan obat yang tidak optimal dapat menyebabkan terjadinya obat kedaluwarsa, obat rusak, dan stok mati yang berdampak pada kerugian rumah sakit serta menurunkan efisiensi pengelolaan persediaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan obat kedaluwarsa, obat rusak, dan stok mati di Gudang Farmasi RS Yukum Medical Centre periode 2025 berdasarkan Pedoman Pengelolaan Perbekalan Farmasi di Rumah Sakit Tahun 2008. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi rumah sakit dalam meningkatkan pengelolaan obat. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain deskriptif kuantitatif menggunakan data retrospektif berupa dokumen obat kedaluwarsa, obat rusak, dan stok mati periode Januari–Desember 2025 yang didukung observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan persentase obat kedaluwarsa sebesar 6,9 persen, obat rusak sebesar 0,14 persen, dan stok mati sebesar 4,14 persen dari total 725 item obat, sehingga belum memenuhi indikator standar 0 persen. Dugaan penyebabnya meliputi penerapan FEFO yang belum optimal, penutupan poli kejiwaan, kerusakan selama pengiriman, perubahan pola peresepan dan kebutuhan obat, penggunaan formularium BPJS, serta kurangnya koordinasi antara dokter dan apoteker. Pengelolaan obat kedaluwarsa, obat rusak, dan stok mati telah dilakukan melalui identifikasi, pemisahan, penyimpanan, pencatatan, dan dokumentasi, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180164

Keyword
Obat Kedaluwarsa Obat Rusak Stok Mati Pengelolaan Obat Gudang Farmasi