Analisis Risiko Klaim Asuransi Kesehatan dengan Pendekatan Expected Shortfall Berbasis Peaks Over Threshold
Dalam industri asuransi kesehatan, frekuensi terjadinya klaim sangat
tinggi dan terkadang terdapat kasus bernilai ekstrem akibat penyakit
kritis atau penyakit dengan penanganan lebih lanjut. Penelitian ini
menerapkan metode Peak Over Threshold (POT) untuk menganalisis
perilaku ekstrem distribusi data melalui penentuan nilai threshold.
Parameter Generalized Pareto Distribution (GPD) diestimasi
menggunakan Maximum Likelihood Estimation (MLE) dan iterasi
lanjut Newton Raphson. Model ini kemudian digunakan untuk
menghitung dua ukuran risiko utama yaitu Value-at-Risk (VaR) dan
Expected Shortfall (ES). Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai
threshold optimal sebesar 2.693,5838 (dalam jutaan). Estimasi
parameter GPD menghasilkan nilai parameter shape sebesar -
0,350986251917479 dan parameter scale sebesar
1.478,672274016237 (dalam jutaan). Pada tingkat kepercayaan 90 persen,
estimasi risiko menggunakan VaR tercatat sebesar Rp 2.743,2117
(dalam jutaan). Sementara itu, perhitungan ES memberikan estimasi
rata-rata kerugian ekstrem yang lebih konservatif, yaitu sebesar Rp
3.824,8324 (dalam jutaan). Perhitungan juga dilakukan pada tingkat
kepercayaan 95 persen dan 99 persen. Kesimpulannya, ES terbukti lebih unggul
dalam menangkap tingkat keparahan risiko di luar ambang batas VaR.
Perusahaan asuransi direkomendasikan menyiapkan cadangan modal
minimum sebesar estimasi ES untuk mengantisipasi skenario kerugian
terburuk, guna memastikan tingkat ketahanan finansial yang optimal.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180133
Keyword
Asuransi Kesehatan Expected Shortfall (ES) Generalized Pareto Distribution (GPD) Peak Over Threshold (POT) Value at Risk (VaR)