Hubungan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Antituberkulosis (OAT) terhadap Kualitas Hidup Pasien TB Paru di Puskesmas Satelit Bandar Lampung
Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit menular dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Kota Bandar Lampung. Tingginya angka kejadian TB paru berhubungan dengan penurunan kualitas hidup pasien yang dipengaruhi oleh kepatuhan penggunaan obat antituberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan, kualitas hidup, dan hubungan antara tingkat kepatuhan pengobatan OAT terhadap kualitas hidup pada pasien TB paru di Puskesmas Satelit Bandar Lampung yang dinilai menggunakan kuesioner MARS-5 dan SF-36. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif analitik-deskriptif dengan desain cross-sectional menggunakan teknik total sampling selama periode Maret-April 2026 dan memenuhi kriteria inklusi ekslusi sebanyak 48 pasien. Hasil penelitian menunjukkan skor median MARS-5 sebesar 25 (min 17 - max 25), skor median PCS sebesar 88,80 (min 21,19 - max 100). Kemudian skor median MCS sebesar 92,85 (min 22,86 - max 100). Hasil analisis korelasi dengan Spearman Rank menunjukkan hubungan yang signifikan antara kepatuhan pengobatan OAT dan kualitas hidup domain fisik (r = 0,291; p = 0,044) dan kualitas hidup domain mental (r = 0,317 ; p = 0,028) dengan kekuatan korelasi keduanya yang lemah dengan arah korelasi positif pada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas Satelit Bandar Lampung.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180120
Keyword
Kepatuhan OAT Kualitas Hidup MARS-5 SF-36 Pulmonary Tuberculosis OAT Adherence Quality of Life MARS-5