Analisis Volume Timbunan Berdasarkan Survei Terestris serta Potensi Pelindian Logam dari Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) di PLTU Sebalang
Fly ash dan bottom ash (FABA) merupakan limbah hasil pembakaran di PLTU yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Keterbatasan data kuantitatif terkait volume timbunan aktual FABA menjadi kendala dalam upaya pemanfaatannya sebagai sumber daya sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volume timbunan FABA berdasarkan survei terestris serta mengevaluasi potensi pelindian logam dan peluang recovery logam dari FABA di PLTU Sebalang. Metode yang digunakan meliputi survei terestris menggunakan total station untuk memperoleh data koordinat dan elevasi, yang kemudian diolah menggunakan perangkat lunak Surpac untuk menghitung volume timbunan. Selain itu, dilakukan analisis laboratorium menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) untuk menentukan kandungan logam total dan hasil uji pelindian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total volume timbunan FABA sebesar 122.375 m³, dengan massa total sebesar ±139.850,15 ton yang didominasi oleh fly ash. Hasil uji pelindian menunjukkan bahwa konsentrasi logam terlarut relatif rendah dan ash disposal berada jauh dari badan air di sekitarnya, sehingga dalam kondisi saat ini potensi pelindian logam dari FABA tergolong rendah. Di sisi lain, kandungan logam Fe menunjukkan potensi untuk dimanfaatkan melalui proses recovery sebagai sumber daya sekunder. Oleh karena itu, pengelolaan FABA perlu mempertimbangkan aspek risiko lingkungan dan potensi pemanfaatannya secara berkelanjutan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180100
Keyword
bottom ash fly ash leaching PLTU Sebalang recovery logam survei terestris