Transformasi Morfologi Pusat Kota Metro Dari Periode Kolonial, Konsolidasi Hingga Desentraliasi
Kota Metro di Provinsi Lampung merupakan salah satu kota yang terbentuk melalui program kolonisasi pada masa pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1935. Sebagai kota yang direncanakan untuk mendukung program transmigrasi, Kota Metro memiliki struktur morfologi yang terbentuk secara terencana dengan pola ruang yang relatif teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis transformasi morfologi pusat Kota Metro serta memahami kontinuitas struktur ruang yang masih bertahan hingga saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan morfologi kota dengan metode analisis historis-spasial untuk merekonstruksi struktur awal kawasan serta mengkaji perubahan yang terjadi dalam perkembangan kota. Analisis dilakukan terhadap elemen-elemen pembentuk morfologi kota yang meliputi pola jaringan jalan, pola kavling lahan, struktur penggunaan lahan, serta hubungan antar elemen ruang yang membentuk struktur kawasan pusat kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur morfologi awal pusat Kota Metro yang dirancang pada masa kolonial memiliki pola ruang yang relatif teratur dengan jaringan jalan yang membentuk pola grid serta pembagian kavling lahan yang sistematis. Struktur awal ini menjadi fondasi perkembangan kawasan hingga saat ini. Transformasi yang terjadi terutama dipengaruhi oleh perubahan fungsi lahan, peningkatan aktivitas ekonomi, serta perkembangan kawasan permukiman dan perdagangan di sekitar pusat kota. Meskipun demikian, beberapa elemen morfologi kolonial masih dapat diidentifikasi dan menunjukkan adanya kontinuitas struktur ruang yang bertahan dalam perkembangan kota. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa morfologi pusat Kota Metro mengalami proses transformasi yang bersifat adaptif, di mana struktur awal yang terbentuk pada masa kolonial tetap menjadi kerangka dasar perkembangan kawasan meskipun terjadi perubahan fungsi dan intensitas pemanfaatan ruang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan zonasi pelestarian morfologi kawasan pusat Kota Metro sebagai bagian dari kebijakan penataan ruang kota.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180062
Keyword
Morfologi Kota Transformasi Ruang Kota Kolonial Kota Metro Pelestarian Morfologi