Implementasi Manajemen Bandwidth menggunakana Metode Hierarchical Token Bucket (HTB) dan User Authentication pada Jaringan Komputer di SMKN 1 Ketapang
Akses internet di sekolah merupakan infrastruktur vital, namun ketiadaan manajemen bandwidth di SMKN 1 Ketapang menyebabkan distribusi tidak merata dengan rata-rata throughput awal 59 kbps (buruk). Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan manajemen jaringan terkontrol melalui metode Hierarchical Token Bucket (HTB) melalui fitur Queue Tree dan sistem user authentication untuk meningkatkan kontrol akses. Sistem user authentication berhasil memisahkan jalur data berdasarkan kelompok pengguna. Metode HTB dikonfigurasi pada kelompok Siswa (limit-at 60 Mbps, max-limit 80 Mbps, prioritas 1) dan Guru (limit-at 25 Mbps, max-limit 40 Mbps, prioritas 4). Pengujian menggunakan standar Quality of Service (QoS) TIPHON melalui perangkat lunak Wireshark. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kualitas layanan, rata-rata throughput meningkat menjadi 1742 kbps (Siswa) dan 1408 kbps (Guru) kategori Baik. Nilai delay membaik menjadi 34,053-34,428 ms, dan packet loss menurun hingga 0,007%. Rata-Rata jitter mengalami penurunan mencapai 1,090-1,189 ms. Dari data tersebut, sistem menunjukkan mampu mengunci stabilitas parameter Quality of Service. Implementasi HTB di SMKN 1 Ketapang terbukti efektif dalam mengendalikan penggunaan bandwidth dan pemisahan jalur data yang terkontrol sesuai kebijakan alokasi yang ditetapkan.
Kata Kunci: Manajemen Bandwidth, MikroTik, Hierarchical Token Bucket, QoS, User Authentication.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606180058
Keyword
Manajemen Bandwidth MikroTik Hierarchical Token Bucket QoS User Authentication