(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

PEMANFAATAN BENTONIT DAN KOMPOSIT BENTONIT–FeCl₃–CANGKANG KEPITING SEBAGAI ADSORBEN CONGO RED


View/Open

Author
Ariq, Naufal Hudzaifah

Date Published
22 Jun 2026

Advisor
Alio Jasipto, S.T., MT.,

Subject
Teknik Pertambangan

Publisher


Pencemaran air akibat limbah pewarna sintetis, khususnya Congo Red, menjadi permasalahan lingkungan yang serius karena sifatnya yang persisten dan berpotensi toksik terhadap organisme akuatik. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan bentonit, bentonit–cangkang kepiting (BC), dan bentonit–FeCl₃–cangkang kepiting (BFC) sebagai adsorben untuk menyisihkan Congo Red dari larutan. Proses adsorpsi dilakukan menggunakan sistem batch dengan variasi waktu kontak 10–400 menit, dosis adsorben 0,5; 1,0; dan 1,5 g/100 mL, serta konsentrasi awal 20– 200 ppm. Bentonit dikarakterisasi menggunakan X-ray fluorescence (XRF), sedangkan konsentrasi Congo Red dianalisis menggunakan spektrofotometer UV–Vis pada panjang gelombang 496 nm. Hasil XRF menunjukkan bahwa bentonit didominasi oleh komponen aluminosilikat dan cenderung tergolong sebagai Ca-bentonit. Waktu kontak optimum diperoleh pada 400 menit untuk bentonit dengan efisiensi 55,46%, 400 menit untuk BC sebesar 92,21%, dan 300 menit untuk BFC sebesar 92,74%. Berdasarkan variasi dosis adsorben, efisiensi optimum dicapai pada dosis 1 g/100 mL untuk bentonit sebesar 94,93%, serta 1,5 g/100 mL untuk BC dan BFC dengan efisiensi masing-masing sebesar 99,36 persen dan 99,56%. Bentonit mengikuti model kinetika pseudo-orde pertama dan isoterm Langmuir, sedangkan adsorben komposit mengikuti model kinetika pseudo-orde kedua dan isoterm Freundlich.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170132

Keyword
adsorbsi bentonit cangkang kepiting congo red FeCl3