PERANCANGAN BUKU AKTIVITAS INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA VISUAL PARTISIPATIF UNTUK MENGALIHKAN FOKUS DARI KECENDERUNGAN OVERTHINKING PADA GENERASI Z
Fenomena overthinking pada Generasi Z meningkat akibat tingginya paparan informasi digital dan intensitas penggunaan media sosial yang berdampak pada kecemasan berlebih serta kesulitan mengelola pikiran, sehingga diperlukan media alternatif sebagai sarana distraksi positif dan refleksi personal. Penelitian ini bertujuan merancang buku aktivitas interaktif dengan pendekatan art therapy sebagai media visual partisipatif untuk membantu mengelola kecenderungan overthinking pada Generasi Z. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data kuesioner, studi literatur, wawancara dengan psikolog sekaligus art therapy, dan uji coba produk. Teknik analisis data menggunakan gap analysis dan metode perancangannya menggunakan Design Thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas kreatif berbasis visual, motorik, dan tactile, seperti journaling, menggambar, dan aktivitas reflektif, efektif membantu pengalihan fokus. Perancangan ini menghasilkan media berbentuk buku aktivitas interaktif fisik berukuran B5 yang berisi 30 halaman dengan mood warna dan visual yang simple dengan art style doodle dan handwriting menyesuaikan dengan karakteristik Generasi Z. Media pendukung berupa poster, pembatas buku serta stiker. Berdasarkan hasil uji coba produk kepada 30 responden Generasi Z, sebanyak 93,3% responden berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 8,60 dari skala 1–10. Seluruh indikator yang diukur berada pada kategori tinggi, dengan peningkatan yang signifikan pada kemampuan mengalihkan fokus dari rata-rata 6,97 pada pre-test menjadi 8,73 pada post-test, serta peningkatan kemudahan mengekspresikan perasaan dari 7,10 menjadi 8,43. Hasil tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa lebih tenang, lebih fokus, dan pikirannya lebih teralihkan, sehingga buku aktivitas interaktif ini berpotensi menjadi media pendamping nonklinis yang relevan bagi Generasi Z dalam mengelola overthinking secara lebih konstruktif.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170129
Keyword