(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Perancangan Card Game Augmented Reality untuk Media Pengenalan Tari Nyambai bagi Siswa SMA sederajat di Bandar Lampung


View/Open

Author
SHAKIRA, AZZAHRA

Date Published
07 May 2026

Advisor
Muhammad Hajid An Nur, S.Ds., M.Ds.,

Subject
Desain Komunikasi Visual

Publisher


Tari Nyambai merupakan salah satu warisan budaya tak benda masyarakat Saibatin Lampung yang sarat dengan nilai kesopanan, kebersamaan, dan identitas sosial. Namun, perkembangan budaya populer modern menyebabkan minat remaja terhadap kesenian tradisional semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk merancang media pembelajaran yang mampu menjembatani nilai tradisi dengan gaya hidup remaja modern melalui media Card Game interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, melalui observasi, wawancara, serta penyebaran kuesioner kepada siswa SMA di Bandar Lampung. Proses perancangan dilakukan menggunakan model Game Design Process oleh Eko Nugroho (2013). Analisis nilai tradisi dan penerapan visual dilakukan menggunakan metode ATUMICS untuk menentukan unsur-unsur budaya yang direvitalisasi ke dalam media modern. Hasil perancangan menghasilkan Card Game yang memadukan nilai budaya Saibatin dengan elemen visual modern bergaya kartun 2D, menggunakan warna merah dan emas sebagai identitas Lampung. Media ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga edukatif, mendukung pembelajaran intrakurikuler pada mata pelajaran Seni Budaya melalui uji coba permainan di kelas X Akuntansi 1 SMKN 1 Bandar Lampung, yaitu nilai rata-rata 31 siswa pada pre-test dan post-test mengalami peningkatan dari yang sebelumnya 75,4 menjadi 84,5. Melalui pendekatan interaktif dan digital, karya ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi revitalisasi budaya daerah yang menarik bagi generasi muda serta memperkuat kesadaran identitas budaya lokal di era modern.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170121

Keyword
Tari Nyambai Adat Saibatin Card Game Edukatif Augmented Reality Pelestarian Budaya