Fabrikasi Scaffold HA/Karbon Aktif/Alginat dengan Metode Freeze-drying untuk Regenerasi Jaringan Tulang
Kerusakan jaringan tulang akibat trauma, fraktur, dan penyakit degeneratif masih menjadi permasalahan klinis dengan angka kejadian tinggi, tercatat sekitar 178 juta kasus baru di seluruh dunia pada tahun 2019. Keterbatasan bone graft konvensional mendorong pengembangan Scaffold alternatif yang biokompatibel dan berpori. Penelitian ini memfabrikasi bone scaffold komposit hidroksiapatit (HA)/karbon aktif (AC)/alginat, di mana HA diekstraksi dari tulang femur sapi melalui kalsinasi 900°C dan AC disintesis dari tempurung kelapa sebagai biomassa lokal. Scaffold difabrikasi menggunakan metode freeze-drying dengan lima variasi konsentrasi AC (0–2 persen v/v). Hasil ekstraksi menghasilkan serbuk HA dengan kristalinitas 70,19 persen dan ukuran kristalit 67,76 nm. Scaffold memiliki ukuran pori 51,86–350,99 µm, dengan variasi V1 (AC 0,5 persen) menunjukkan morfologi paling ideal berukuran 180,76 ± 5,43 µm menyerupai trabekular tulang alami. Kekuatan tekan berkisar 49,80–89,95 MPa dengan elongasi 90,30–104,41 persen. Uji degradasi in vitro dalam PBS selama 7 hari menunjukkan weight loss terkontrol di 10,58 persen hingga 17,85 persen. Analisis Two-Way ANOVA mengkonfirmasi pengaruh signifikan konsentrasi AC dan durasi perendaman terhadap laju degradasi (p < 0,05).
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170056
Keyword
Alginat Freeze-drying Hidroksiapatit Karbon aktif Rekayasa jaringan Scaffold