(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

Analisis Dampak Longevity Risk Terhadap Nilai Kewajiban Aktuaria Benefit Prorate Tipe Constant Percent Menggunakan Model Mortalitas Lee Carter


View/Open

Author
Olivia, Margaretha Purba

Date Published
09 Jun 2026

Advisor
Dwi Mahrani, S.Si., M.Si.,
Andi Fitriawati, S.Pd., M.Si.,

Subject
Aktuaria

Publisher


Longevity risk merupakan risiko akibat ketidakpastian perkembangan mortalitas dan peningkatan angka harapan hidup di masa mendatang, yang berpotensi meningkatkan kewajiban keuangan jangka panjang, khususnya pada program dana pensiun. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak longevity risk terhadap kewajiban aktuaria melalui perubahan asumsi mortalitas. Pemodelan mortalitas dilakukan menggunakan model Lee Carter dengan proyeksi indeks kematian menggunakan metode ARIMA. Kewajiban aktuaria dihitung menggunakan metode benefit prorate tipe constant percent berdasarkan perbandingan tabel mortalitas sebelum dan setelah proyeksi. Data yang digunakan meliputi data mortalitas laki-laki di Indonesia dari United Nations serta data peserta dana pensiun PT Taspen (Persero) dengan usia masuk 28,29 dan 30 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabel mortalitas hasil proyeksi tahun 2053 mengalami penurunan peluang kematian pada usia 0 hingga 95 tahun sebesar 1,0245% dibandingkan tabel mortalitas tahun 2023. Kondisi tersebut meningkatkan nilai anuitas sebesar 0,0098 dan Present Value of Future Benefit (PVFB), sehingga kewajiban aktuaria juga meningkat. Peningkatan kewajiban aktuaria pada usia masuk 28 tahun sebesar Rp56.414,03, pada usia masuk 29 tahun sebesar Rp60.221,12, dan pada usia masuk 30 tahun meningkat sebesar Rp62.154,75. Meskipun peningkatan kewajiban aktuaria per individu relatif kecil, dampaknya dapat signifikan secara aregat karena dana pensiun mengelola banyak peserta.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170051

Keyword
Benefit Prorate Tipe Constant Percent Kewajiban Aktuaria Lee Carter Longevity Risk