(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS DAYA DUKUNG AKSIAL FONDASI TIANG PANCANG BERDASARKAN DATA SPT DAN CPT TERHADAP HASIL PENGUJIAN PDA DENGAN PENDEKATAN STATISTIK (STUDI KASUS: GEDUNG SEKOLAH 5 LANTAI DKI JAKARTA)


View/Open

Author
CINDY, ARVIOMITHA

Date Published
02 Jun 2026

Advisor
Julita Hayati, S.T., M.T.,
Cahyo Agung Saputra, S.Pd., M.T.,

Subject
Teknik Sipil

Publisher


Fondasi tiang pancang merupakan fondasi dalam yang digunakan untuk menyalurkan beban bangunan ke lapisan tanah yang memiliki daya dukung baik. Penelitian ini bertujuan menentukan daya dukung aksial tiang pancang berdasarkan data Standard Penetration Test (SPT) dan Cone Penetration Test (CPT) serta mengevaluasi kedekatan hasil perhitungan terhadap PDA Test pada proyek Gedung Sekolah 5 Lantai DKI Jakarta. Analisis dilakukan menggunakan metode Luciano Decourt menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 215,5–238,4 ton, metode Reese & Wright sebesar 206,7–238,1 ton, dan metode Meyerhof sebesar 191,9–223,3 ton berdasarkan data SPT, serta metode Philipponnat menghasilkan daya dukung ultimit sebesar 171,2–251,6 ton, metode Aoki dan De Alencar sebesar 148,6–237,3 ton, serta metode LCPC sebesar 173,7–266,8 ton berdasarkan data CPT. Evaluasi statistik dilakukan menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE), Bias Factor (λ), dan Coefficient of Variation (COV). Hasil evaluasi statistik menunjukkan bahwa metode Meyerhof (1976) memberikan performa terbaik pada metode berbasis SPT dengan nilai MAPE sebesar 17–28 persen yang termasuk dalam kategori baik hingga cukup, nilai Bias Factor sebesar 0,78–0,85 yang mendekati nilai 1, serta nilai COV sebesar 0,061 yang menunjukkan tingkat konsistensi yang baik. Pada metode berbasis CPT, metode Aoki dan De Alencar (1975) memberikan performa terbaik dengan nilai MAPE sebesar 9,15–35,92 persen yang termasuk dalam kategori sangat baik hingga cukup, nilai Bias Factor sebesar 0,74–1,10 yang paling mendekati nilai 1, serta nilai COV sebesar 0,281. Secara keseluruhan, metode berbasis CPT menunjukkan tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan metode berbasis SPT terhadap hasil PDA Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat akurasi metode empiris dipengaruhi oleh kondisi dan karakteristik tanah pada lokasi penelitian sehingga hasil evaluasi yang diperoleh bersifat spesifik terhadap lokasi penelitian.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606170048

Keyword
Tiang Pancang Daya Dukung Aksial SPT CPT PDA Test Metode Empiris MAPE Bias Factor COV