Penuaan dini akibat paparan sinar UV memicu pembentukan radikal
bebas sehingga diperlukan antioksidan, salah satunya berasal dari buah
buni (Antidesma bunius (L.) Spreng) yang mengandung metabolit
sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
antioksidan ekstrak dan fraksi buah buni secara in vitro serta perbedaan
signifikansi nilai IC50 menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-
picrylhydrazyl) dengan asam askorbat sebagai kontrol positif. Ekstraksi
dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 70