Studi Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Etanol Kayu Gaharu (Aquilaria malaccensis) terhadap Tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Aloksan
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai
oleh hiperglikemia dan prevalensinya terus meningkat sehingga
diperlukan pengembangan terapi berbasis bahan alam sebagai alternatif
pengobatan. Kayu gaharu (Aquilaria malaccensis) diketahui
mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai
antihiperglikemik. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas
antihiperglikemik ekstrak etanol kayu gaharu secara in vivo pada tikus
Wistar jantan yang diinduksi aloksan. Kayu gaharu diekstraksi
menggunakan metode refluks dengan etanol 96 persen, kemudian dilakukan
pengujian kadar air, kadar abu, dan skrining fitokimia. Uji aktivitas
antihiperglikemik menggunakan 25 ekor tikus yang dibagi menjadi
lima kelompok, yaitu normal (KN), kontrol negatif (K-), kontrol positif
(K+), ekstrak dosis 500 mg/kgBB (K1), dan 750 mg/kgBB (K2).
Glukosa darah diukur menggunakan glukometer, kemudian dianalisis
menggunakan One Way ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil
penelitian menunjukkan skrining fitokimia mengandung flavonoid dan
steroid. Persentase penurunan kadar glukosa darah pada hari ke 7
perlakuan berturut-turut adalah 77,79 ± 9,69 persen (K+), 69,62 ± 13,62 persen
(K1), dan 72,08 ± 16,48 persen (K2). Kedua dosis ekstrak berbeda signifikan
dibandingkan kontrol negatif (p < 0> 0,05). Dengan demikian,
ekstrak etanol kayu gaharu memiliki potensi aktivitas antihiperglikemik
setelah 7 hari perlakuan.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606160083
Keyword
Aloksan Antihiperglikemik Ekstrak Kayu Gaharu Tikus Wistar