Perancangan Buku Ilustrasi Kesetaraan Gender untuk Remaja: Upaya Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender
Dari delapan narasumber remaja yang diwawancarai, pemahaman remaja terhadap konsep gender dan kesetaraan gender masih tergolong rendah. Stereotip serta perilaku kekerasan berbasis gender juga masih sering ditemukan, khususnya di lingkungan sekolah. Kurangnya media edukasi yang menarik, ramah, dan relevan bagi remaja menyebabkan upaya pencegahan kekerasan berbasis gender belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan berbasis gender pada remaja serta merancang media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman mengenai kesetaraan gender. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka, wawancara dengan siswa SMP, kuesioner, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,2% remaja telah memahami konsep sederhana mengenai kesetaraan gender. Selanjutnya sebanyak 39,3% responden masih menganggap bahwa kekerasan berbasis gender hanya terjadi dalam lingkup rumah tangga, sedangkan 18,7% responden belum memahami pelecehan dalam bentuk siber sebagai bagian dari kekerasan berbasis gender, data ini menunjukkan mereka masih belum memahami kekerasan berbasis gender dengan baik. Selain itu, 63,6% remaja lebih tertarik pada media visual bergaya kartun stilasi, sebanyak 39,3% tertarik warna cerah sehingga dinilai efektif sebagai media edukasi. Berdasarkan temuan tersebut, dirancang buku ilustrasi berbasis visual storytelling yang komunikatif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik remaja. Hasil user test menunjukkan 47,8% responden menilai media sangat mudah dipahami dan 43,3% lainnya cukup mudah dipahami.
URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606160075
Keyword
Kesetaraan Gender Kekerasan Berbasis Gender Remaja Visual Storytelling Buku Ilustrasi