(0721) 8030188    [email protected]   

All of ITERA Repository
Titles

ANALISIS DEFORMASI KOSEISMIK GEMPA BENGKULU MW6.0 23 MEI 2025 MENGGUNAKAN DATA GNSS KONTINU


Pulau Sumatera merupakan wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi karena berada pada zona subduksi antara Lempeng Indo-Australia dan Sundaland. Salah satu peristiwa gempa yang terjadi adalah Gempa Bengkulu pada tanggal 23 Mei 2025 dengan magnitudo Mw 6.0 yang berpotensi menimbulkan deformasi koseismik pada permukaan bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan arah pergeseran koseismik serta model distribusi slip akibat gempa tersebut. Penelitian dilakukan menggunakan metode pengamatan Global Navigation Satellite System (GNSS) dengan memanfaatkan data stasiun InaCORS dan stasiun referensi International GNSS Service (IGS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa stasiun GNSS mengalami pergeseran koseismik yang didominasi oleh komponen horizontal. Pergeseran terbesar terdeteksi pada stasiun CBKL dengan komponen east sebesar 7,49 mm dan north sebesar 1,71 mm, sedangkan pada stasiun CSKP tercatat sebesar 6,37 mm (east) dan 4,77 mm (north). Hasil pemodelan distribusi slip menunjukkan bahwa pelepasan energi gempa terkonsentrasi di sekitar episenter. Penelitian ini menunjukkan bahwa data GNSS kontinu mampu merekam deformasi koseismik dengan ketelitian tinggi.

URI
https://repo.itera.ac.id/depan/submission/SB2606160022

Keyword
Deformasi Koseismik GNSS Vektor Pergeseran Distribusi Slip